Laman

Kamis, 07 Maret 2013

Object Kalimat (Complement)

Object kalimat atau complement berfungsi untuk melengkapi predicate atau verb. Letak object kalimat adalah setelah kata kerja. Object kalimat adalah menjawab pertanyaan ‘what’ (apa) dan ‘whom’ (siapa). Hampir semua yang dapat digunakan sebagai subject kalimat, juga dapat digunakan sebagai object kalimat. Perkecualianya hanya pada bentuk pronoun (i.e. dari subject pronoun menjadi objeck pronoun atau reciprocal pronoun), dan kata there. Jika kata there berada setelah verb, there berfungsi sebagai modifier.

Jadi, pada umumnya object kalimat dapat berupa:
Single nouns (contoh 1-3)
Noun phrases (contoh 4-6)
Noun clauses (contoh 7-9)
Object pronouns (contoh 10-12)
Reciprocal pronouns (contoh (13-15)
Infinitives (contoh 16-18)
Gerunds (contoh 19-21)

Berikut hanya diberikan 3 contoh untuk tiap elemen kalimat yang dapat digunakan sebagai object kalimat. Untuk melihat cara penggunaan dan contohnya lebih detail dari element kalimat tersebut, silakan click linknya masing-masing.

Contoh:
We need lime to reduce soil acidity. (Kita butuh kapur untuk mengurangi kemasaman tanah).Note: lime juga berarti jeruk nipis. I usually add lime on my meat ball soup. (Meat ball soup = bakso).
Plants absorb water and nutrients from soil (Tanaman-tanaman mengabsorbsi/ menyerap air dan hara dari tanah).
She saw John at the movie last night. (Dia melihat John di gedung bioskop tadi malam). Contoh yang lain penggunaan single nouns sebagai complement dapat dibaca di topik: Single nouns .
My father drives an old car. (Ayah saya mengendari sebuah mobil tua).
He wants to drink some water. (Dia ingin minum sedikit/sejumlah air).
John bought a new laptop yesterday. (John membeli sebuah laptop baru kemarin). Contoh yang lain penggunaan noun phrases sebagai complement dapat dibaca di topik: Noun phrases.
I still don’t know how to make her fall in love with me. (Saya masih belum tahu cara membuat dia jatuh cinta kepada saya). Gunakan preposition with jika mengikuti ekspresi fall in love, bukanto.
It seems that she is studying hard. (Tampak bahwa dia sedang belajar keras).
They haven’t decided what they should do. (Mereka belum memutuskan apa yang mereka seharusnya lakukan). Contoh yang lain penggunaan noun clause sebagai complement dapat dibaca di topik: Noun clauses.
Do you love her?
He sent me his pictures. (Dia mengirimi saya foto-fotonya).
We will invite them. Contoh yang lain penggunaan object pronoun sebagai complement dapat dibaca di topik: Object pronouns.
My sister cut herself. (Saudara perempuan saya terluka (misalnya oleh pisau) karena keteledorannya sendiri). Dia kurang hati-hati pakai pisau.
That arrogant man is very proud of himself. (Cowok sombong itu sangat bangga dengan dirinya sendiri).
You all take care of yourselves. Note: Gunakan yourselves jika you plural. Contoh yang lain penggunaan reciprocal/reflexive pronoun sebagai complement dapat dibaca di topik: Reciprocal pronouns.
The doctors have decided to operate the patient.
We need to go out to buy some food.
Marini began to write a poem. (poem = puisi). Contoh yang lain penggunaan infinitives sebagai complement dapat dibaca di topik: Infinitives.
The boy hasn’t admitted stealing my calculator. (steal = mencuri)
My cousin regretted not coming here. (cousin = sepupu; regret = menyesal).
We are looking forward to your coming back to this blog soon. (look forward to = sangat mengharapkan/menantikan). Contoh yang lain penggunaan gerunds sebagai complement dapat dibaca di topik: Gerunds.

Note: Contoh 2 mengandung object majemuk, yaitu water dan nutrients. Sebaliknya, contoh 8 mengandung dua object, yaitu object tidak langsung atau indirect object (i.e. me) dan object langsung atau direct object (i.e. his pictures). Cara penggunaan direct dan indirect object akan segera dibahas dalam posting berikutnya. Please stay tuned.

Apakah semua kalimat membutuhkan atau punya object kalimat? Jawabannya adalah NO. Hal ini dapat ditemui pada kalimat intransitif, seperti pada contoh berikut ini:
The price of fertilizers is sharply increasing. (Harga pupuk sedang meningkat dengan tajam). Kalimat ini hanya mengandung: S + V + adverb, but no object.
Photosynthesis takes place in chloroplasts. (Fotosinthesis berlangsung di dalam kloroplas). Kalimat ini hanya mengandung: S + V + modifier of place (i.e. in choroplasts). Bedakan dengan: Photosynthesis requires chloroplasts to take place.
Dani, Yeyes and I did not go to a restaurant last night. (Dani, Yeyes dan saya tidak pergi ke sebuah restoran tadi malam). Bedakan dengan: Many artists have built restaurants to cover their expenses when they are no longer being artists.
The bank closes at 2 o’clock. (Bank itu tutup jam 2).
The sun always rises in the east. (Matahari selalu terbit di timur).

Terkait dengan kalimat intransitive dan transitive, ada 3 pasang verbs yang paling membingungkan dan paling sering dijadikan bahan ujian (termasuk dalam test TOEFL). Verbs yang dimaksud adalah: raise vs rise, lay vs lie, dan set vs sit. Ketiga pasang verbs ini dibahas pada transitive/intransitive verbs.

2 komentar:

Enno Christine mengatakan...

gk ngerti tapi thanks

Anonim mengatakan...

aku enggak ngerti.....

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India